Portal Dunia Esports Indonesia kembali menjadi pusat perhatian dunia esports setelah secara resmi di umumkan sebagai tuan rumah 2025 PUBG MOBILE Super League (PMSL) SEA Summer. Pengumuman ini di sampaikan dalam perayaan ulang tahun ke-7 PUBG MOBILE yang berlangsung di Mal Taman Anggrek, Jakarta. Setelah edisi Spring sebelumnya sukses di gelar di Malaysia, Jakarta tuan rumah PMSL kini giliran Jakarta yang akan menjadi saksi pertarungan tim-tim terbaik Asia Tenggara dalam kompetisi bergengsi ini.1
Keputusan Jakarta sebagai tuan rumah di sampaikan langsung oleh Agung Chaniago, Country Manager Level Infinite Indonesia. “Perhatian! PMSL SEA akan kembali hadir di Indonesia! Jangan lewatkan aksi serunya! Di tunggu di Jakarta,” ujarnya.
Dampak Positif bagi Ekosistem Esports Indonesia
Keputusan ini di sambut baik oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar. Ia optimis bahwa turnamen ini akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekosistem esports di Indonesia.
“Kita ingin Indonesia menjadi esports center di Asia. Lebih dari sekadar pasar besar, kita memiliki talenta yang mampu bersaing di tingkat dunia. Harapan saya, kita bisa meraih posisi juara kemudian menunjukkan kekuatan kita sebagai negara esports,” jelas Irene.
Peran PUBG MOBILE dalam Pertumbuhan Esports Nasional
PUBG MOBILE terus memberikan kontribusi besar bagi perkembangan industri esports Indonesia dengan menghadirkan berbagai turnamen prestisius. Turnamen ini tidak hanya meningkatkan daya saing atlet esports Indonesia, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif di tanah air.
Beberapa pencapaian tim esports Indonesia dalam kompetisi PUBG MOBILE di tingkat internasional antara lain:
SEA Games 2021 (Vietnam): 1 medali emas, 1 medali perak.
SEA Games 2023: 1 medali emas, 1 medali perak, menjadikan Indonesia juara umum esports.Asian Games 2023 (Hangzhou): Tim Indonesia finis di posisi keempat, terbaik di Asia Tenggara. IESF World Championship 2024 (Riyadh): Peringkat kelima dunia kemudian terbaik di Asia Tenggara. Menurut Richard Permana, Wakil Ketua Bidang Pembinaan kemudian Prestasi PB ESI, PUBG MOBILE telah menjadi salah satu pilar penting dalam perjalanan esports Indonesia menuju panggung dunia.
“Disampaikan dari PBESI Kontribusi ini dapat mengapresiasi PUBG MOBILE untuk menaikkan daya saing esports Indonesia dalam mata dunia,” ujar Richard
Jakarta sebagai Tuan Rumah: Peluang dan Tantangan
Menjadi tuan rumah 2025 PMSL SEA Summer tentu membawa sejumlah peluang besar bagi Indonesia. Selain memamerkan kapabilitas negara dalam menyelenggarakan turnamen internasional, ajang ini juga dapat memberikan dampak positif terhadap industri pariwisata kemudian ekonomi digital.
Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam hal kesiapan infrastruktur kemudian pengalaman penyelenggaraan event berskala global. Pemerintah kemudian pihak terkait di harapkan bekerja sama untuk memastikan turnamen ini berjalan dengan lancar kemudian meninggalkan kesan positif bagi peserta serta penonton.
Harapan untuk Masa Depan Esports Indonesia
Dengan di umumkannya Jakarta sebagai tuan rumah 2025 PMSL SEA Summer, di harapkan semakin banyak turnamen esports berskala internasional yang di adakan di Indonesia. Ini menjadi kesempatan emas bagi negara untuk menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya pasar besar bagi industri game, tetapi juga memiliki komunitas esports yang solid kemudian atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing di tingkat dunia.
Turnamen ini juga menjadi bukti nyata bahwa esports di Indonesia semakin berkembang kemudian memiliki daya tarik global. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, masa depan esports di Indonesia terlihat semakin cerah.
baca juga. Pengu Garen, Skin Nyeleneh yang Bisa Kamu Dapatkan di League of Legends April Fools