Portal Dunia Esports Star Craft, salah satu game paling ikonik dalam sejarah industri permainan, telah memikat banyak perhatian, terutama dari developer game ternama di Korea Selatan. Berbagai rumor dan spekulasi berkembang, mengarah pada kemungkinan bahwa salah satu dari empat developer besar di Korea Selatan bisa mengambil alih IP (Intellectual Property) StarCraft dan melanjutkan kisahnya ke dalam bentuk game sekuel. Namun, meskipun antusiasme ini ada, Blizzard sendiri tampaknya tidak berniat untuk melanjutkan warisan besar StarCraft dalam waktu dekat.1
Sejarah Singkat StarCraft dan Pengaruhnya dalam Dunia Game
StarCraft pertama kali di rilis pada tahun 1998 oleh Blizzard Entertainment. Game real-time strategy (RTS) ini dengan cepat menjadi salah satu game paling berpengaruh dalam genre tersebut, bahkan menjadikannya sebagai pionir dalam banyak hal. StarCraft tidak hanya menawarkan gameplay yang menarik, tetapi juga menjadi ajang kompetisi esports yang sangat populer, khususnya di Korea Selatan. Dalam waktu singkat, game ini melahirkan sejumlah pro player yang terkenal, berkat tingkat manajemen makro dan mikro yang sangat tinggi.
Namun, meskipun StarCraft mencapai kesuksesan yang besar, Blizzard tidak melanjutkan kesuksesan ini dengan cepat. Salah satu langkah yang di ambil oleh Blizzard adalah mengubah model bisnis game tersebut dari berbayar menjadi gratis, dengan harapan untuk mempertahankan relevansi game ini di tengah persaingan industri yang semakin ketat.
StarCraft 2 dan Dominasi Korea Selatan dalam Dunia Esports
StarCraft 2, sekuel dari StarCraft yang di rilis pada tahun 2010, melanjutkan kesuksesan pendahulunya dan memperkenalkan berbagai perubahan dalam mekanisme gameplay dan grafis. Meskipun tidak sepopuler StarCraft pertama, StarCraft 2 tetap menjadi salah satu game yang penting dalam dunia esports.
Korea Selatan, yang telah lama menjadi pusat bagi industri esports, memainkan peran utama dalam mengembangkan dan mempromosikan StarCraft 2. Banyak pro player berbakat asal Korea Selatan yang muncul dari game ini dan meraih kesuksesan besar dalam turnamen internasional. Mereka terkenal dengan kemampuan manajemen makro dan mikro yang luar biasa, serta taktik yang sangat terperinci.
Mengapa Developer Korea Selatan Menjadi Pilihan yang Tepat untuk IP StarCraft?
Saat ini, banyak developer game ternama di Korea Selatan yang memiliki portofolio game besar dan reputasi yang tak di ragukan lagi. Beberapa nama besar seperti NCSoft, Nexon, NetMarble, dan Krafton tampaknya menjadi kandidat yang paling mungkin untuk mengambil alih IP StarCraft dan melanjutkan kisahnya.
- NCSoft terkenal dengan akuisisi game terkenal seperti Guild Wars, yang mereka anggap sebagai pesaing serius bagi World of Warcraft. Dengan pengalaman dalam mengelola game MMORPG besar, NCSoft memiliki potensi untuk membawa StarCraft ke level berikutnya.
- Nexon juga merupakan pemain besar di industri game, dengan portofolio seperti Counter-Strike Online yang cukup sukses. Kemampuannya untuk mengadaptasi game terkenal ke pasar Asia bisa menjadi keuntungan besar dalam mengembangkan StarCraft lebih lanjut.
- NetMarble, yang telah sukses dengan game-game seperti Marvel: Future Fight dan Blade & Soul. Mereka memiliki kemampuan untuk mengembangkan game RTS yang mendalam sekaligus menarik bagi audiens global.
- Krafton, dengan sukses besar yang di raih lewat PUBG dan PUBG Mobile, membuktikan kemampuannya.Mereka bisa saja menjadi pilihan yang ideal untuk membawa StarCraft ke dunia yang lebih modern.
Kesimpulan: Developer Mana yang Paling Cocok untuk Mengambil IP StarCraft?
Masing-masing developer Korea Selatan yang di sebutkan memiliki keunggulan dan keahlian tersendiri dalam mengembangkan game. Namun, pilihan terbaik untuk mengembangkan IP StarCraft tentu bergantung pada visi dan arah yang ingin di ambil untuk game tersebut. Terlepas dari itu, jika salah satu dari developer ini berhasil mengambil alih IP StarCraft.
baca juga. Nintendo Ungkap Gambar Terbaru Switch 2, Semakin Dekat ke Hari Pengumuman Besar